All The Things That Make My Mind Itch To Review

All The Things That Make My Mind Itch To Review

Tutorial, Trik, Tips, Info, News, dan Cerita Inspirasi
My ID Webhost
Pasang Iklan

Minggu, 17 Februari 2013

Mata Air Mengalirkan Air Mata

Mata Air Mengalirkan Air Mata - Kaki langit, apakah itu?

orang berkata kaki langit adalah pertemuan langit dan bumi, nun jauh disana di batas pandangan!

kalau melihat di batas samudra, seolah sebuah horison yang mempertemukan langit dan samudra

tetapi ada orang yang berkata, kaki langit adanya di dalam hati

batas antara kesadaran diri dengan jejak-jejak kesadaran Tuhan

horizon antara sadar dan tidak sadar

mungkin aku tengah membahas alam, membahas bumi dan kaki langitnya

tetapi mungkin pula aku tengah membahas jiwa dan kesadarannya

antara kesadaran diri dan kesadaran alam (universal)

ada sebagian orang menganggap jiwa seperti bumi, benarkah itu?

sebagian besar diri kita tahu dan meyakini seperti apa bumi itu

namun tak banyak yang diketahui tentang jiwa, maka tak aneh pula kalau mengatakan jiwa adalah bumi

dan bumi adalah juga jiwa, orang menganggap jiwa adalah bumi kecil sedang bumi adalah bumi besar

menyebutnya sebagai alam mikro dan alam makro, mikrokosmos dan makrokosmos

benarkah demikian? dan bagaimana pula dengan pandangan dan keyakinanmu tentang itu

biarlah kita saling ber-pandang-pandangan dengan pandangan masing-masing

lalu apa yang hendak kuceritakan disini apakah tentang bumi ataukah tentang jiwa

mungkin aku membicarakan bumi besar dan mungkin pula aku tengah membicarakan bumi kecil

apakah ada bedanya, yang membedakan tentu saja dirimu, yang tengah membaca ini

karena yang tahu apa yang kutuliskan hanya aku sendiri yang tahu

apakah ini membingungkanmu? tapi ini tak lagi membingungkanku

mungkin pula kau ingin aku hanya berkata yang sederhana-sederhana saja (aah baiklah)

bagaimana kalau ku ceritakan saja persamaannya tentang bumi besar dan bumi kecil ini

bumi besar adalah tempat hidup makhluk yang berada di dalamnya

dan demikian pula bumi kecil (tubuh), tempat tinggal makhluk renik (mikro organisme)

dan mungkin juga bagi makhluk tak tampak mata (gaib) bagi yang meyakininya

bumi besar sebagian besar berisi air dan demikian pula bumi kecil

air adalah yang menentukan seluruh kehidupan di bumi besar dan di bumi kecil

lalu salahkah aku kalau aku ingin bercerita tentang air

air yang mengalir dari mata air pegunungan

mengalir melaui sungai-sungai dan akhirnya sampai ke samudra

air telah melalui perjalanan panjang menyusuri setiap celah bumi dan menghidupkannya

menghidupkan setiap bagian bumi yang mati

lembah-lembah sungai nan subur, delta-delta dan juga setiap bagian danau

nampak hijau subur disirap air. tetapi benarkah air dari dalam bumi?

coba pandang dan perhatikan. ternyatalah!

air berasal dari langit dan diturunkan dalam curah hujan yang cukup

lalu disimpan di dalam perut bumi untuk dialirkan di tempat-tempat tertentu

langit yang tanpa celah ini yang mencurahkan kehidupan bagi bumi

lihatlah betapa riang gembira makhluk yang disirami air kehidupan

air dari langit telah menyatu meliputi bumi dari batas kaki langit

apakah aku tengah membicarakan air langit?

ataukah aku tengah membicarakan air di dalam tubuh (jiwa) ku

aliran air yang mengaliri setiap sel tubuhku, aliran darah yang harus tetap mengalir

ketika satu bagian tak dialirkan aliran air ini, maka matilah bagian itu

bagian tubuh yang gagal dialiri air akan membusuk dan terurai kembali ke unsur bumi

bagian itu harus dipotong dan dihilangkan, kalau tangan tidak dialiri darah

maka tangan itu akan mati, demikian pula kaki dan demikian pula otak

maka aliran air dalam tubuhlah yang bertugas mengalirkan "air kehidupan"

mengalirkan sari-sari kehidupan (nutrisi) yang menghidupkan

namun bagaimana kalau air yang dialirkan keruh

lihat sungai-sungai yang keluar begitu jernih di mata airnya

akhirnya menjadi keruh, kotor dan bau, masih adakah kehidupan di dalam air itu

apakah sama air sungai yang bening, jernih, hidup dengan air sungai kotor, bersampah dan mati?

bagaimana pula aliran air sungai di dalam tubuh yang mengaliri setiap bagian tanah dalam tubuh

bagaimana kalau aliran sungai tubuh kita ini telah kotor

maka sungguh celakalah orang yang dengan sengaja membunuh "aliran sungai" di dalam tubuhnya

mengotori, memasukkan kotoran dan sampah serta limbah

mereka dengan sengaja memasukkan zat-zat kimia tak berguna, memasukkan alkohol, narkoba

dan zat-zat sampah lainnya, agama mengajarkan mengalirkan zat-zat yang berguna saja

agama menyebutkan sebagai makanan yang baik dan berguna dengan istilah "halal"

dan agama juga mengajarkan untuk meninggalkan makanan yang tidak berguna

dan menyebutnya sebagai makanan "haram", tidakkah kau mengerti?

atau mungkinkah kau tidak mau tahu, maka lihat saja kesudahannya air sungai di hadapan rumahmu

ketika hanya kotoran dan limbah saja yang kau tuangkan di sungai depan rumahmu

anehkah kalau aku bercerita tentang aliran air sungai di alam (bumi) dan aliran air sungai di tubuh?

apakah aku tengah mengada-ada, ataukah aku tengah mereka-reka saja

dan anehkah kalau aku bercerita tentang harmoni di alam, agar air sungai tetap mengalir bersih

demikian pula agar aliran sungai di dalam tubuh tetap dalam harmoninya

agar mampu menghidupkan bumi yang mati, agar tubuh tetap mampu hidup

agar aliran sungai itu tak terhambat menuju akhir perjalanannya

pernahkah melihat bukti dan akibat ulah manusia yang menghambat aliran air ini

tak mengindahkan alam, merusak dan mengabaikan alam ini

maka mata air ini akan menjelma menjadi "air bah"

banjir melanda di mana-mana, merusak, menghancurkan tatanan

untuk membentuk harmoni baru

membentuk keseimbangan baru yang sesuai dengan alam

sebuah tatatan yang mengembalikan "hukum alam"

namun semua itu akan mengalirkan "air mata"

bagi para manusia yang menjadi korban amukan air bah ini

maka apakah yang tengah kubicarakan?

kaki langit, mata air, bumi, tubuh, aliran air, sungai ataukah kehidupan itu sendiri

mungkin akau hanya ingin membicarakan "keseimbangan" alami bagi kesemuanya itu

mengikuti hukum alam yang sewajarnya, ketika terjadi saling perhargaan

sebuah "mutual respect" bagi manusia kepada alam sekitarnya

bagi kepentingan manusia itu sendiri

seperti apa itu? tentu engkau sendiri tahu hubungan seperti apa

sebuah hubungan timbal balik seumpama hubungan pernikahan

bukan seperti sebuah pemaksaan atau sebuah permerkosaan

terhadap alam tentunya karena saat ini aku tengah membicarakan ini

sebuah hubungan pernikahan yang baik dan membahagiakan

(yang akan mengalirkan air mata kebahagiaan)

bukan sebuah hubungan pemerkosaan

(yang mengalirkan air mata kesedihan atau kebencian)

kaki langit itu semakin dekat karena telah didekatkan di dalam hati manusia, karena disitulah dia akan merasakan harmoni dengan alam. akan merasakan keagungan Tuhan, merasakan kedekatan dengan alam, merasakan dalam sebuah karunia Maha karya Tuhan atas terciptanya alam semesta ini, dan ada di dalam kesadaran diri setiap manusia yang mau menyadarinya.
 

Back to Top